Pengetahuan, Sikap, dan Stimulasi Ibu Sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Keterlambatan Berbicara pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Labuhan
Abstract
Background: Speech delay is a developmental problem that requires early detection because it may affect communication skills, social interaction, and school readiness. Family-related factors, particularly maternal knowledge, attitude, and stimulation practices, are important for early prevention and management. Objective: This study aimed to analyze the relationship between maternal knowledge, attitude, and stimulation with speech delay among children in the working area of Medan Labuhan Public Health Center. Methods: This analytic quantitative study used a cross-sectional design. A total of 35 mothers who met the inclusion criteria were selected using purposive sampling. Data were collected using questionnaires and observation of children’s speech development, then analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test at a significance level of 0.05. Results: Fourteen children (40.0%) had speech delay, while 21 children (60.0%) were categorized as normal. Maternal knowledge was significantly associated with speech delay (p = 0.012; OR = 8.00; 95% CI: 1.73–37.09), as were maternal attitude (p = 0.030; OR = 5.76; 95% CI: 1.31–25.42) and maternal stimulation (p = 0.001; OR = 34.83; 95% CI: 5.02–241.72). Conclusion: Maternal knowledge, attitude, and stimulation were significantly associated with speech delay in children. Maternal stimulation showed the strongest association, highlighting the importance of family education and early language-development screening in primary healthcare settings.
Keywords:
speech delay, maternal knowledge, maternal attitude, stimulation, early childhoodReferences
Adnyana, I. M. (2021). Biostatistik deskriptif dan inferensial. Mitra Cendekia Media.
Aini, Q., & Alifia, P. (2022). Gangguan keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia 6 tahun di RA An-Nuur Subang. Ash-Shobiy: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini dan Al-Qur’an, 1(1), 8–17. https://doi.org/10.33511/ashshobiy.v1n1.8-17
Ananda, G. D., Harahap, D. A., & Elvandari, F. (2024). Analisis penyebab speech delay pada anak di Klinik Kesehatan Jiwa Anak & Remaja RSUD Madani Kota Palu. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 13(1), 641–647.
Anisah, N., & Alam, F. S. (2021). Meningkatkan kemampuan berbicara anak melalui metode bermain peran. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 2219–2227.
Ariyanti, N., & Semartini, N. P. Y. (2024). Hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu dengan kejadian speech delay pada anak usia prasekolah. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 12(3), 498–506.
Aulia, F., Ain, H., & Pujiastuti, N. (2023). Factors affecting speech delay in toddlers: A literature review. Journal of Nursing Science Update, 11(1), 12–21. https://doi.org/10.21776/ub.jik.2023.011.01.2
Chaizuran, F., Ifdil, I., & Erwinda, L. (2023). Faktor yang mempengaruhi speech delay pada anak usia dini di PAUD IT Khairul Ummah. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(1), 237–247.
Damanik, R., Simanjuntak, G. V., Sianipar, F. R., Sinaga, M. R., Khairani, B., & Simanjuntak, E. Y. (2024). Komunikasi efektif dan dukungan keluarga mencegah speech delay pada balita. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 6(1), 42–48.
Darsini, M., Kurniawati, D., & Maskoen, T. T. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang anak usia 1–3 tahun. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 10(1), 43–50.
Dewi, N. P. S. I., Suandi, I. K. G., & Dharmayuda, A. A. G. (2023). The relationship between screen time and speech delay in 1–2-year-old children. Intisari Sains Medis, 14(3), 1–6.
Dzakia, S. N., & Diana, R. R. (2024). Full day school dalam menangani speech delay anak usia dini pasca Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(3), 2768–2780.
Fithriyyah, F., Kurniawati, N., & Rahmawati, A. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perkembangan bicara dan bahasa pada anak usia prasekolah. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 15(1), 176–182.
Gumilang, G., & Aryanti, A. (2024). Hubungan pola komunikasi keluarga dengan perkembangan bahasa anak usia prasekolah. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(3), 3767–3776.
Igiany, P. (2020). Hubungan antara pengetahuan dan sikap orang tua dengan kejadian speech delay pada anak usia 2–3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Bangkinang Kota Kabupaten Kampar [Skripsi tidak diterbitkan]. Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.
Jannah, R. (2024). Upaya orang tua dalam menangani anak usia dini dengan speech delay. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(1), 88–96. https://aulad.org/index.php/aulad/article/download/770/420
Muslimat, A., Lukman, L., & Hadrawi, M. (2020). Faktor dan dampak keterlambatan berbicara (speech delay) terhadap perilaku anak usia 3–5 tahun. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 1–10.
Nurhikmah, N., Fitriani, F., & Rahmawati, R. (2023). Faktor yang berhubungan dengan kejadian speech delay pada balita usia 3–5 tahun. Jurnal Kesehatan Anak, 10(2), 75–83.
Simanihuruk, M., Sihombing, R., & Manurung, R. (2021). Sikap ibu dalam pemantauan tumbuh kembang anak. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 112–120.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eva nirwana Natalia Hutabarat, Maria Ulpah Siregar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.